Jurus Hadapi Debt Collector

Berikut adalah tujuh jurus ampuh dalam menghadap debt collector alias penagih utang saat cicilan sepeda motor, mobil, perumahan, bank, BPR, koperasi, kartu kredit, atau cicilan utang Anda macet.

  1. Menyapa dengan santun dan meminta mereka untuk menunjukkan identitas dan surat tugas. Tanyakan pada mereka, siapa yang menyuruh mereka datang dan minta nomor telpon yang memberi tugas para penagih utang ini.
  2. Jika mereka tak bisa memenuhi permintaan Anda dan Anda ragu pada mereka, persilakan mereka pergi. Katakan, Anda mau istirahat atau sibuk dengan pekerjaan lain.
  3. Jika kemudian para penagih utang bersikap santun, jelaskan bahwa Anda belum bisa membayar karena kondisi keuangan Anda belum memungkinkan. Sampaikan pada penagih utang bahwa Anda akan menghubungi yang terkait langsung dengan perkara utang piutang Anda. Jangan berjanji apa-apa pada para penagih utang.
  4. Jika para penagih utang mulai berdebat menteror, persilakan mereka ke luar dari rumah Anda. Segera hubungi pengurus RT, RW, atau polisi. Sebab, ini pertanda buruk para penagih utang mau merampas mobil, motor, atau barang lain yang sedang Anda cicil pembayarannya.
  5. Jika para penagih utang berusaha merampas barang cicilan Anda, tolak dan pertahankan barang tetap di tangan Anda. Katakan pada mereka, tindakan merampas yang mereka lakukan adalah kejahatan. Mereka bisa dijerat pasal 368, pasal 365 KUHP ayat 2,3 dan 4 junto pasal 335.
    1. Dalam KUHP jelas disebutkan, yang berhak untuk melakukan eksekusi adalah pengadilan. Jadi apabila mau mengambil jaminan, harus membawa surat penetapan eksekusi dari Pengadilan Negeri. Dalam PP no2 th 2003 pasal 5 point H disebut juga bahwa Polisi dilarang terlibat dlm kegiatan penagihan utang. Ingatkan pada mereka, kendaraan cicilan Anda misalnya, adalah milik anda, sesuai dengan STNK dan BPKB.
    2. Kasus ini adalah kasus perdata, bukan pidana. Kasus perdata diselesaikan lewat pengadilan perdata dan bukan lewat penagih utang, dan nggak ada ceritanya anda nggak bayar hutang terus masuk penjara. Kasus ini menjadi kasus pidana kalau para penagih utang merampas barang cicilan Anda, menteror atau menganiaya Anda. Untuk menjerat Anda ke ranah pidana, umumnya perusahaan leasing, bank atau koperasi akan melaporkan Anda dengan tuduhan penggelapan.

6. Jika para penagih utang merampas barang Anda, segera ke kantor polisi dan laporkan      kasusnya bersama sejumlah saksi Anda. Tindakan para penagih utang ini bisa dijerat pasal 368 dan pasal 365 KUHP ayat 2,3 dan 4 junto pasal 335.

7. Jangan titipkan mobil atau barang jaminan lain pada polisi. Tolak dengan santun   tawaran polisi. Pertahankan mobil atau barang jaminan tetap di tangan Anda sampai Anda melunasi atau ada keputusan eksekusi dari pengadilan.

Kalo Debt Collector mukul bisa kena pasal pidana 351 ttg penganiayaan acaman hukuman 3-5th, syarat pelaporan 2 alat bukti, saksi n visum. Kalo yg datang DC gerombolan, tanyakan saja surat tugasnya, yg lain suruh di luar. Trus kalo tanya kapan bayar, jangan pernah menghindar karena akan di kejar terus, bilang saja belum ada uang, kalau masih DC nya nggak terima bilang saja ke DC kalau memang menurut anda saya salah silahkan lapor polisi, atau kalau menurut anda bank dirugikan suruh gugat pengadilan.

Kalau anda kasih duit ke Debt Collector uang damai, itu pilihan tapi resikonya anda akan jadi ATM berjalan si DC, pas butuh duit mereka akan menagih anda.

Anda juga dapat berkonsultasi hukumlah pada Lembaga Perlindungan Konsumen, KOMNAS Perlindungan Konsumen dan Pelaku Usaha, atau Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen.

 

lihat juga Link berikut : http://kartukredit123.blogspot.com/2012/11/rahasia-kartu-kredit-jangan-dibayar.html

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s