SAAT PENAMPILAN MENJADI UKURAN

Terkejut ketika seorang staf dari Perusahaan Karoseri yang kebetulan akan memberikan saya pekerjaan yang nilainya buat saya besar sekali itu mendatangi kantor kami yang kecil di Bekasi.

Beliau bilang “Bos agak ragu sama Bapak, menitipkan down payment yang besar karena melihat penampilan Bapak yang datang Cuma pakai Kaos, celana Jins dan sandal”

Ternyata itu penyebab sang anak buah mendatangi saya jauh-jauh dari Kota Udang hanya untuk mengecek kondisi kantor saya. Saya pun terpaksa balik arah saat tahu mereka akan datang.

Setelah mereka yakin dengan “amunisi” saya, dimana Ruko yang saya tempati itu milik sendiri bukan sewa barulah mereka yakin dan bermaksud melanjutkan perjanjian kerjasama supply.

Setelah Lebaran pun kami berkunjung ke Bengkel mereka lagi di Kota Udang sekedar silaturahmi dan memberikan keyakinan bahwa Insya Allah kami serius dan murni bisnis. Bahkan kami datang juga dengan santai…hanya anak buah saya yang agak parlente pakai sepatu, kaos berkerah dan Celana bahan, sementara saya? Hmmm seperti biasa…celana Jins Coklat, Kaos Putih dan Sepasang Sandal (bukan sandal jepit ya).

IamMore-2013-July8

 

Banyak kejadian…

Seorang Dokter, berpenampilan santun, pakai peci/kopiah. Baju selalu rapi, minimal batik, wangi, celana licin, sepatu mengkilap, tutur kata sopan, berwibawa dan lain sebagainya, pokoknya wah deh… kalo beliau masih muda, dia akan dianggap menantu ideal. Ternyata Tersangka Pengedar dan pemakai Vaksin Palsu. Kaget? Pasti lah!

Sepasang Suami Istri, sama juga, sama-sama keren, sopan, saling tegur dengan tetangga, ramah, religius (selalu beribadah di mesjid tempatnya tinggal), rumahnya mewah, mobil dua ekor….. ternyata pembuat dan pengedar Vaksin Palsu…

Seorang tetangga saya, perempuan muda, cantik,keren, selalu pakai kostum seperti wanita karir, selalu bawa mobil kalau pagi hari. Mobilnya pun nggak tanggung-tanggung. Di Usianya 23 tahun dia sudah pakai mobil sekelas Honda Jazz. Pergi pagi pulang malam, orangtuanya bangga bener bilangnya anak mereka kerja di sebuah Bank Swasta, gaji besar. Ternyata….terdengar kabar kalau anaknya digrebek polisi sedang berduaan dengan laki-laki yang bukan muhrim di Hotel..ngapain? Cuma mereka yang paham. Usut punya usut sang perempuan ternyata “menjual” daging 5 juta sekali kencan. Dalam sebulan minimal bisa mendapat 5-6 pelanggan. Eh mereka malah pindah rumah setelah terkenal.

Satu lagi, ini rekan saya sendiri…kalo ketemu saya ngomongnya “ngablak”(kata orang betawi), bawa omongan sebakul. Memang sih baju yang dipakai selalu ber merek, sepatunya juga sama, serba merek. Handphone nya itu lho, 12 jutaan harganya. Ngakunya punya resto di Galaxi. Nggak mau dibilang orang susah. Saya kaget waktu ketemu dia di resto Steaknya, ternyata dia (hanya) seorang Barista — kenapa “hanya” ya kalo dibanding sama pengakuannya sih “hanya” udah cukup menggambarkan dirinya. Darimana uangnya? Ternyata dia yang umurnya udah 34 tahun masih merengek guling-gulingan minta ke orangtuanya yang kebetulan baru beberapa tahun pensiun dan mendapat uang pensiun yang lumayan besar.

Ada lagi..anggota DPR,kalo ngomong nggak kalah sama ulama, sikap santun biar dilihat orang banyak, menyumbang sana sini…nggak taunya korupsi juga.

Memang nggak semua punya cerita yang sama, ada yang beneran klop antara casing sama isinya. Ada yang casingnya jelek (kayak saya) tapi isinya lumayan bagus (paling nggak menurut saya) ada yang Casing nya bagus isinya jelek , atau Casing dan Isinya sama-sama bagus.

Sekarang? Saya mencoba melakukan travel all around the good and beautiful place…I am Retired ..mencoba membuka mata bahwa Isi tidak selalu berbading lurus dengan kemasan. Buka mata untuk melihat lebih jauh bahwa masih banyak yang lebih indah ketimbang hanya melihat sebatas kemasan. Sesekali menyumbang ke rumah ibadah kalau ada dana lebih. Nggak muluk-muluk,ngomong apa adanya. 

Kembali kepada Anda …

you’ll never walk alone

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s